Tampilkan postingan dengan label Pekerjaanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaanku. Tampilkan semua postingan

Pendataan DAPODIKMEN Menjadi Dasar Untuk Pencairan Tunjangan/BOS/BSM

Minggu, 18 Agustus 2013
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pengisian pendataan (Online) DAPODIKMEN melalui aplikasi PAS SMA/SMK adalah persamaan metode dengan DAPODIK pada SD/SMP (Dikdas) yang sangat berperan untuk Bahan Data guna Pencairan segala macam Tunjangan PTK, Bantuan BOS-SMA/SMK, dan Bantuan BSM (Beasiswa Siswa Miskin) oleh Direktorat PSMA/PSMK Kemdikbud.

Mengingat pentingnya hal tersebut bagi PTK dan sekolah maka sangat riskan semua operator sekolah bersegera mengerjakan pengisian pendataan (online) PAS SMA/SMK Tahun 2013 ini.

Khusus kepada pengisian tenaga Guru dan Pegawai WAJIB untuk yang sudah memiliki NUPTK (Nomor Unik Tenaga Kependidikan) yang saat ini sedang heboh dikerjakan oleh semua guru dan pegawai SMA/SMK di alamat PADAMU NEGERI.

Untuk Guru dan Pegawai yang sudah memiliki NUPTK harus melakukan verifikasi ulang (verval) di PADAMU NEGERI agar status NUPTK tersebut dianggap Aktif untuk tahun 2013 dan bisa menerima jika diberikan Tunjangan, bagi rekan yang belum memiliki NUPTK segera menghubingi operator PADAMU NEGERI di sekolah masing-masing untuk mendapatkan informasinya.

Demikian postingan sederhana kali ini, semoga bermanfaat. mohon maaf jika ada kesalahan. mohon dikomentari dan saling berbagi.

Wassalam.

Sumber: ptk-sekayamraya.blogspot.com

Perbandingan Aplikasi Dapodik 2012 dan 2013

Sabtu, 10 Agustus 2013
Masih ingatkah para sahabat Operator dengan tugas penginputan Aplikasi Dapodik Tahun lalu, pastinya masih meninggalkan bekas perjuangan yang melelahkan dengan beribu masalah didalamnya. Tahun ini kita akan bersua kembali dengan Program ini dengan beberapa pembaruan-pembaruan sebagai perbaikan dari sistem Aplikasi sebelumnya.

Kita semua tahu dan paham, dibalik kehebatan Aplikasi Dapodik versi lama, ternyata masih banyak kekurangan dan kelemahan. Dengan adanya permasalahan selama pendataan tahun 2012, maka telah dilakukan pengembangan dan penyempurnaan pada aplikasi dapodik 2013. Nah..berikut ini, rodajaman sedikit berbagi tentang pengenalan aplikasi dapodik 2013 serta perbandingan dan perbedaan antara aplikasi dapodik 2012 dan aplikasi dapodik 2013 yang didapat dari berbagai sumber terutama dari rekan yang mengikuti TOT Pendataan Dikdas ....

Aplikasi “Pendataan Dikdas 2013” merupakan pengembangan/updating dari aplikasi sebelumnya. Tujuan dari pengembangan adalah agar dapat:
  • Meningkatkan validitas data
  • Menjaga Relasi antar data
  • Memungkinkan komunikasi data dua arah (dari server pusat ke sekolah)
  • Memudahkan pengguna (multi sekolah)
  • Menambah varibel pendataan yang diperlukan
  • Melakukan pendataan longitudinal
  • Melanjutkan program pendataan satu pintu agar berkesinambungan 

Apa saja fasilitas aplikasi pada dapodik 2013 dan apa perbedaannya dengan dapodik 2012?, berikut ini kita bahas Perbandingan Aplikasi Dapodik 2012 dan 2013.
PENGIRIMAN DATA: Pada versi 2012 pengiriman data dari aplikasi ke server menggunakan upload file secara konvensional, pada versi 2013 menggunakan sistem sinkronisasi (hanya mengirimkan data yang berubah). Perbedaannya adalah cara kirim Aplikasi Dapodik diganti dengan cara sinkronisasi data, kelebihannya adalah fungsi ini mengirimkan data per record (tidak dalam satu bundle file database sekaligus), proses sinkronisasi tidak memakan waktu yang lama, aman dan efisien. Sedangkan cara kirim data pada aplikasi versi 13.01 masih dilakukan dengan cara mengirimkan data keseluruhan (satu bundle file database sekaligus), dan memakan waktu yang lama untuk diproses di server.
ALIRAN DATA: Pada versi 2012 hanya satu arah (dari aplikasi desktop ke server), pada versi 2013 terjadi aliran data dua arah sehingga saat terjadinya perubahan data referensi di pusat bisa langsung merubah referensi data aplikasi desktop tanpa harus melakukan install ulang
PLATFORM: Aplikasi 2012 dikembangkan menggunakan platform Adobe Air, aplikasi 2013 dibangun menggunakan PHP berbasis web sehingga bisa dibuka melalui jaringan dengan menggunakan Web Browser. Jadi, aplikasi dapodik 2013 sudah berbasis web, dapat dibuka melalui browser.
DATABASE: Aplikasi 2012 menggunakan database melekat/embedded, pada versi 2013 menggunakan RDBMS (Relational Database Management System) dengan tingkat keamanan dan integritas yang lebih baik
MULTI SEKOLAH: Pada aplikasi 2012 untuk dapat melakukan input data beberapa sekolah harus menggunakan backup-restore, aplikasi 2013 mendukung multi sekolah dengan database tunggal. Jadi, kalau aplikasi 2012 hanya dapat digunakan oleh 1 sekolah dan 1 user (walaupun bisa untuk multiuser), pada dapodik 2013 tidak perlu backup database
DATA PREFILL: Pada versi 2012 data prefill hanya terbatas pada PTK dan tidak uptodate, versi 2013 menyertakan data prefill yang diambil dari data pengiriman aplikasi 2012. Jadi nantinya di aplikasi dapodik 2013 sudah berisi data yang kita kirim sebelumnya yaitu data pengiriman terakhir di semester dua tahun 2012/2013 yang diterima sebelum bulan Agustus 2013.
IMPORT EXCEL: Pada aplikasi 2012 fasilitas ini telah banyak membuat data menjadi bermasalah, aplikasi 2013 menghilangkan fasilitas import dari excel sebagai solusi penggantinya aplikasi 2013 bisa digunakan melalui jaringan lebih dari satu komputer
IMPORT EXCEL: Validasi aplikasi lebih ketat meliputi kelengkapan data dan kewajaran data
KURIKULUM: Aplikasi 2013 sudah ada fasilitas penerapan kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013
SARANA PRASARANA: Perbedaan yang terlihat pada menu sarana & prasarana pertama dari letak menu dimana pada aplikasi versi 13.01 tersembunyi di menu rincian sekolah, sedangkan pada aplikasi ini letaknya berada di tampilan awal aplikasi bersamaan dengan tabulasi beranda, sekolah, peserta didik, ptk, dan rombongan belajar. Form sarana & prasarana ini kini menjadi satu, dimana sarana menjadi isi dari prasarana.
RELATIONSHIP DATA: Relationship antar data terkait lebih terjamin sehingga menghindari kemungkinan data yang terlepas dari data induknya
PROGRESS: Progress report didasarkan pada kualitas data bukan pada kuantitas data
ONLINE REPORTING: Aplikasi reporting dan manajemen menggunakan 'satu pintu' dengan tingkatan pengguna yang berbeda antara operator sekolah, operator kabupaten/kota dan propinsi

Bagaimana implementasi dan realisasi tentang aplikasi dapodik 2013?
  • Versi Terbaru Aplikasi Dapodik 2013 akan didistribusikan mulai Agustus 2013 (setelah lebaran)
  • Kode registrasi direset ulang untuk mencegah masalah kode registrasi saat ini yang banyak digunakan di lebih dari satu sekolah
  • Sekolah hanya memiliki satu akun untuk mengakses aplikasi dan sekolah memiliki kode registrasi yang baru, yaitu hasil enkripsi dari kode registrasi sebelumnya.

Demikianlah sedikit gambaran tentang aplikasi dapodik 2013 yang sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan dan kita perlu menunggu kehadirannya. Mohon maaf  jika kurang berkenan dan terimakasih untuk perhatiannya.


Sumber: rodajaman.blogspot.com

Versi Terbaru Aplikasi Dapodik 2013

Kali ini saya berbagi info bagi sahabat Operator DAPODIK Sekolah, buat instansi saya SMK Negeri 2 Bantaeng ini adalah kali pertama Akan menginput Aplikasi DAPODIK dikarenakan sebelumnya pihak Sekolah hanya menginput Aplikasi PAS SMK yang posisinya samalah dengan DAPODIK di Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Intip yuk, informasi  Versi Terbaru Aplikasi Dapodik 2013 dari link dikdas.kemdikbud.go.id berikut ini.

Demi menyambut aplikasi dapodik veris terbaru untuk tahun 2013/2014, di bulan Juli ini Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar kembali menggelar Training of Trainer (ToT) Pendataan Pendidikan Dasar. Pesertanya operator Data Pokok Pendidikan tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Jumlah peserta ToT 530 orang, terdiri dari 33 operator Dapodik Provinsi dan 497 operator Dapodik Kabupaten/Kota. Karena banyaknya jumlah peserta, ToT digelar dalam lima gelombang.

Berikut ini beberapa point yang dibahas dan disosialisasikan mengenai dapodik 2013 dalam kegiatan TOT Pendataan Dikdas di Bandung.
  • Pembaruan (updating) data harus dilakukan secara berkala. Sebab perubahan yang terjadi pada tiga entitas pendidikan yaitu peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan satuan pendidikan selalu terjadi. Pembaruan pun tak perlu menunggu tahun ajaran baru.
  • Pembaruan data pada Dapodik dapat dimanfaatkan untuk mengetahui penyerapan siswa di jenjang SD dan SMP. Kita bisa tahu persentase lulusan siswa Taman Kanak-kanak yang masuk ke SD. Begitupula lulusan SD yang diserap di bangku SMP dapat diketahui persentasenya.
  • Pembaruan data juga dapat mengungkap besaran anggaran yang diperlukan untuk memberi tunjangan kepada guru. Sebab ada keterkaitan antara jumlah guru tersertifikasi dengan penyaluran dana tunjangan profesi
  • Perubahan infrastruktur harus segera disikapi dengan pembaruan data pada Dapodik juga dapat memberi rujukan, misalnya, berapa jumlah perpustakaan yang diperlukan suatu daerah.

Dalam kegiatan tersebut juga diungkapkan beberapa kendala dalam pendataan di beberapa daerah seperti berikut ini ...
  • Kendala penjaringan data oleh operator Data Pokok Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten ternyata tak jauh beda dengan yang dihadapi operator Dapodik di Kabupaten lain. Ketiadaan operator sekolah, sulitnya akses internet, dan kurang kompetennya tenaga yang ada menyebabkan mereka turun ke lapangan.
  • Kendala penjaringan data pokok pendidikan di berbagai daerah beragam. Namun, umumnya, persoalan itu mengerucut pada akses dan sumber daya manusia.
  • Banyak sekolah yang letaknya jauh dari ibukota kabupaten, operator Data Pokok Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten terpaksa turun langsung ke lapangan. Dari beberapa kecamatan di sebuah kabupaten, ada yang sulit terjangkau. Operator Dapodik Dinas Pendidikan terpaksa menyambangi sekolah-sekolah di kecamatan tersebut.
  • Ketiadaan SDM juga jadi kendala terbesar. Rata-rata SD tidak memiliki pegawai tata usaha. Hal demikian juga terjadi di sebagian SMP. Andaipun punya pegawai tata usaha, kompetensi mereka dalam bidang teknologi informasi kurang memadai.
Dalam pendataan dapodik tahun 2012, masih terdapat kelemahan dan kekurangan terutama pada kualitas data sekolah yang dapat dirangkum sebagai berikut ...
  • Kualitas data masuk kurang. Sebab rata-rata sekolah tidak memerhatikan pengisian data terkait sarana-prasarana sekolah. Hal ini terjadi lantaran muncul persepsi bahwa isian data itu tak memengaruhi bantuan dari Pemerintah Pusat. Perhatian mereka lebih banyak tertuju pada pengisian data guru.
  • Isian data guru lengkap karena menyangkut sertifikasi dan tunjangan profesi, padahal sudah disampaikan bahwa data akan dipakai sebagai acuan dari Pusat untuk memberi bantuan kepada sekolah.

Lalu bagaimana solusi untuk mengurangi kendala dan kelemahan dalam pendataan dapodik, berikut ini beberapa saran dan solusi dari Ditjen Dikdas yang disampaikan dalam TOT Pendataan Dikdas...
  • Sekolah dapat mengalokasikan sebagian dana Bantuan Operasional Sekolah untuk mengangkat tenaga operator.
  • Pengangkatan operator diperbolehkan tapi jangan dijanjikan jadi apa, sifatnya tenaga kontrak, hanya mengurus data Dapodik. Bagi yang bisa tergantung ketersediaan biaya.
  • Perlu penekanan bimbingan kepada operator sekolah untuk merawat data. Sebab hendaknya data yang dikirimkan tak lagi bersifat sampah atau banyak mengalami kesalahan pengisian. Kebenaran dan mutu data mestinya ditingkatkan. Setidaknya, pada akhir 2013, data bersih mencapai 96% dan data masuk 98%. 
  • Kepedulian terhadap sistem aplikasi pendataan haruslah dimiliki oleh berbagai pihak yang terlibat dalam pendataan.

Kita harus bangga sudah punya satu sumber data yaitu Dapodik. Nah..bagaimanakah bentuk aplikasi pendataan pendidikan dasar atau aplikasi dapodik 2013 yang akan segera dirilis, akankah lebih baik dan lebih mudah penggunaannya, kita nantikan saja utau baca sekilas Perbandingan Aplikasi Dapodik 2012 dan 2013. Dan bersiaplah kita semua untuk berpartisipasi mendukung dan melanjutkan program dapodik untuk kepentingan bersama.


Sumber: dikdas.kemdikbud.go.id

Panduan Manual VerVal NUPTK 2013

Jumat, 12 Juli 2013
Dari pada kebanyakan kasi pengantar, belum tentu juga cuap-cuapku bisa cepat dimengerti.. !! mendingan langsung kemateri saja yah.
Masih menyinggung kembali Amanah dari Dinas DIKPORA perihal Verifikasi dan Validasi NUPTK bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang SD/MI. SLTP/MTs, SLTA/SMK/MA untuk wilayah Kabupaten Bantaeng yang telah ramai di eru-erukan dari Bulan kemarin. Proses akhir Pengimputan dan penyetoran berkas di tetapkan sampai dengan 30 September 2013. Untuk menampung pertanyaan dan masukan dari Operator dan PTK, dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota telah memfasilitasi melalui Forum Gruop Facebook. Klinik Verval NUPTK Dikpora Bantaeng adalah Group Facebook yang bertujuan untuk memperlancar proses komunikasi antara Admin Dinas, Operator Sekolah, dan PTK.
Proses alur pelaksanaannya cukup panjang dan berbelit belit, ditambah lagi PTK mesti mempersiapkan kelengkapan berkas yang bisa jadi bukti-bukti aslinya sudah ada yang hilang (kasus beberapa teman Operator)Untuk memberi kejelasan buat Teman-teman Operator dan PTK yang akan mengisi Aplikasi di Sistem PADAMU NEGERI KEMDIKBUD RI tersebut secara Online, berikut ini saya sertakan file Panduan Manual VerVal NUPTK 2013  yang saya unduh dari Tetangga Group Facebook. Silahkan download pada link berikut:

File dimaksud diatas dalam Format PDF, silakan buka Menggunakan Aplikasi WinZip atau WinRAR.

Si Janker

Bagai kumbang yang putus tali, Artinya: Sesuatu yg berjalan lancar tanpa ada halangan apapun,
tampaknya tidak mengena diriku saat ini. Amanah dari Dinas DIKPORA belum lagi terealisasi. Sampai sekarang pekerjaan itu masih jalan ditempat hampir tak mau bergeming. Entah waktunya yang tidak tepat buat aku atau aku yang tidak tepat buatnya. Ahh, kok jadi mutar-mutar sich.

Jaringan Speedy Sekolah lagi sekarat, Libur semester dirangkaikan libur Ramadhan lama rasanya, media informasi yang tidak serta-merta dapat diakses merata, ditambah jadwal kegiatan ku yang padat (cieh artis kali yee....) membuat pekerjaan Verivikasi dan Validasi data NUPTK di Instansi-ku menjadi terasa lamban. Aku pernah berfikir menyelesaikan data rekan-rekan satu-persatu, silih berganti, dan sambung-menyambung menjadi satu (Uupsss, jadi nyanyi deh). Tapi kan repot juga tuh cuman pakai Modem USB dan pake PULSA pastinya (berat diongkos kali).

Pingin ada Si Janker (Jalan keluar) yang bisa bawa aku menembus mimpi. Jalan kelaurnya hanya jika teman-teman sudah menyelesaikan liburan dan suasana sekolah aktif kembali, apa lagi kalau Jaringan Speedy sekolah sudah sembuh. Pekerjaan ini bukan susah di inpiutnya buat saya, tapi yang pingin di input itu yang tidak ada (Kaya pingin makan tapi ngak ada nasi, pusiiinggg......). Lagian tugas Operator sebenarnya cuman Aktivasi akun sekolah, berikutnya Validasi Verval 1 berdasarkan Format A01, dan Validasi Verval 2 berdasarkan Format S04, tapi bagaimana teman-teman PTK bisa kerja mandiri tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu.

Semoga badai cepat berlalu. Amiiin..

Amanah Dari Dinas DIKPORA

Hari kian berganti, minggu demi minggu dilalui, bahkan sekarang telah peralihan Bulan dari Juni kebulan Juli. Tapi bagaimana dengan tugas itu, wah... semua masih tanda tanya besar buatku. Bulan Juni lalu, Kakak yang cantik, baik hati & tidak sombong Arni Yusnita, S.Pi bersama saya mengikuti sosialisasi penginputan/ validasi data NUPTK pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantaeng sebagai utusan dari Instansi kami SMK Negeri 2 Bantaeng. Saya sebagai Operator sekolah, dan Kak Nitha (Sapaanku dikeseharian) sebagai Kepala Sekolah dadakan (ciehhh... senang nieh jadi Kepsek).

Materinya diulas singkat dan padat, penuh canda namun serius, sistematis dan praktis, lugas dan tegas, serta misterus dan penuh tanda tanya yang tak tersalurkan maksimal, dan ....???... (cape' deh mau ngonong apa lagi) oleh Bapak Muhammad Ramli Syafie, S.Pd. M.Pd. sebagai Kepala Bidang Program dan Penanggung Jawab Kabupaten. Maklum semua serba ekspres, dijadwal 2 hari dengan 3 kali sesi pertemuan sehari untuk tingkatan berbeda dari seluruh Sekolah se-Kabupaten Bantaeng.
Gambaran materinya begini, kami pihak sekolah diberikan Amanah dari Dinas DIKPORA untuk mem-verifikasi dan validasi PTK di Instansi Induk dengan nomor NUPTK tiap individu melalui Aplikasi system PADAMU NEGERI KEMNDIKBUD RI dan disinilah peran seorang Operator dibutuhkan. Disamping mem-validasi Sekolah dengan System PADAMU NEGERI, mem-validasi PTK dengan Sekolah yang sudah terdaftar pada system PADAMU NEGERI, memeriksa kemajuan penginputan data masing-masing PTK melalui System PADAMU NEGERI, hingga pengaktivan Permanen akun PTK pada System PADAMU NEGERI berdasarkan kelengkapan berkas dan persetujuan Dinas DIKPORA Kabupaten/Kota. Jadi semua harus PADAMU NEGERI,,,,,,, Wah bingung ya...

Sangkamma jaki intu, kulanjutQ nanti diposting berikutnya...... hehehehhh

bersambung................
 

Diary Sang Angin Copyright © 2013 | Powered by Blogger