Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Cinta Diatas Keyboard - V

Jumat, 26 Juli 2013
Dua hari kemudian, dia menelponku lagi, ku jawab haduhh aku benar benar sibuk mas, ga bisa, dia pun menjawab aku ada di depan hotel tempat kamu nginap, aku nungguin kamu di lobbi sampai datang.  Terpaksa aku pamit dengan teman kantor dan bossku kalau aku harus menemui seseorang.
Pertemuan kami berlangsung kaku dan lucu, dia menungguku di lobbi hotel tempatku menginap, ini pertama kali aku menemui teman ceting…, aku merasa sangat aneh…., aku celingak celinguk mencarinya, dan tiba tiba dia muncul.., wajahnya sama dengan yang sering kulihat di cam, dia menjabat tanganku, aku agak deg degan juga sih, secara kan mantan “teman dekat” walaupun di ceting gitu.., hihihiih dan tanpa kusangka mencium pipiku upss….(:D). Dia sambil menunjuk antingnya berkata, aku beli anting baru karena anting yg kamu suka liat kalau aku pakai hilang entah di mana. Kami ngobrol banyak hal.., tentang pacar yang ditemuinya saat hubungan kami mulai menjauh…,dan ku jawab dengan tulus, im happy for you mas J.  dia mengajakku dinner disuatu tempat yang lumayan romantis dan viola…, dia yang membayar semuanya. Ku katakan padanya, kenapa saat mengenalku di YM kamu malah bersikap ingin memanfaatkanku ?? setiap hari curhat ga punya duit…??? Jawabnya itu kesalahan yang membuatnya menyesal sampai sekarang. Ku katakan  aku ga bisa lama lama bersamanya, aku janjian dengan boss dan teman teman kantor dinner jam 8. Di jawabnya, don’t worry Ra, kamu akan pulang tepat waktu.


Di jalan aku lebih banyak diam, aku merasa aneh, perjumpaan pertama kali dengan orang yang kukenal dekat hanya lewat internet. Kami sama sama grogi, tapi Tio kelihatan mecoba lebih santai, kutau dia lebih pengalaman menemui teman ceting sepertinya.., (hihihiihi), setelah beberapa lama, kekakuan antara kami hilang dan ternyata dia lebih ngocol dari yang kukira, saat aku turun dari mobilnya, aku berkata, mas aku lebih tinggi dari kamu, ternyata cam menipuku…,. Di jawabnya, alahhh itu sepatumu high heels pantes aja jauh lbh tinggi dari aku. Lagi lagi dia mengucap minta maaf dan mengacak  rambutku sambil berkata , jangan marah lagi ya Ra, kalau kita ga bisa jadi sepasang kekasih minimal aku bahagia menjadi temanmu. Aku tau kamu akan dapat yang lebih baik dari aku, setiap mengingatmu aku merasa bersalah selama kamu gak maafin aku, bagaimanapun apapun itu bentuknya dan dimanapun kita pernah menjalinnya, kita pernah sama sama saling menyukai. Entahlah aku memaafkan Tio…, memaafkannya karena ternyata dia lebih baik dari pikiranku sebelumnya. Tio akhirnya menjadi teman realku…, kadang saat dia tidak sedang sibuk, dia masih menelponku dengan obrolan yang jauh lebih menyenangkan dan santai. Seperti yang dia katakan, saat kami tidak bisa jadi sepasang kekasih, kami bisa menjadi teman. Dia menawariku mengantar ke airport besoknya, tapi kutolak, lain kali aja mas, nanti kukenalkan pada boss dan teman teman kantorku, siapa tau ada salah satunya yang menarik buatmu dan dia ngakak karena ucapanku itu, ku akhiri perjumpaan kami dengan senyum manis. Tio mengantarku pulang ke hotel pas jam 7.55 malam sebelum dinner bersama teman teman kantorku dimulai. Hampir dua jam bersamanya terasa begitu cepat saat itu, kami menertawakan banyak hal…, kebodohan kebodohan kami di ceting, kebiasaaan kebiasaan dia yang sering kulihat di cam, panggilan sayang dia ke aku dulu “beib..” =)) dan tentu saja buku yang kukirimkan padanya masih dia simpan baik (katanya….:D ), pertemuan kami berakhir manis sebagai teman baru…. J

Dunia ceting, dunia ceting…, entahlah, kenapa aku bisa segampang itu mengakhiri hubunganku dengan Tio. Apa  karena aku…., karena aku…., menemukan orang lain yang ku anggap jauh lebih menyenangkan saat itu…??? laki laki misterius itu ??? Tio tidak akan pernah tau tentang itu…, tapi aku mulai khawatir dengan diriku sendiri.   Kenapa denganku…??? Sepertinya  aku memang sudah benar benar addicted dengan dunia messenger. Hemmm  dia yang menemukanku atau aku yg menemukannya, sama saja. Intinya ada orang lain yang membuatku hampir tidak menyadari bahwa aku melupakan TIO begitu saja.., aku bisa begitu saja melupakan banyak hal dan cerita manis yang kami mulai di atas tuts tuts keyboar. Dia hadir di saat aku mulai menghindari Tio saat itu.., huffffttt apakah aku sudah benar benar berada di dunia Cinta Diatas Keyboard, yang harus di selesaikan dengan tuts enter atau delete saja. Arghhh….., kalau saja posisi laki laki misterius itu sama denganku yang masih sendiri, mungkin ceritanya akan berbeda….

Kemabali baca part I, part II, part III, part IV

Cinta Diatas Keyboard - IV

Hubunganku dengan Tio makin akrab, mungkin kami sama sama sukses melancarkan kata kata gombal satu sama lain atau mungkin kesepian itu yang membawaku menjadi seperti ini, yaaa kesibukan bekerja atau karena apa aku sendiri bingung.  Aku bukan tipikal perempuan yang ga punya teman, atau perempuan yang kurang pede dengan diriku tapi dunia kecil di YM begitu membuatku susah menjauhinya. Pengakuan Tio, satu tahun ini menjomblo setelah tinggal bersama dengan pacarnya di jakarta. Kehidupan Tio memang sedikit over bebas menurut aku, tapi itulah dia dan aku menyukai keterus terangannya tentang itu. Aku tetap tak pernah menuruti segala macam permintannya sampai kuputuskan untuk mengatakan kalau niatnya mendekatiku untuk memanfaatkanku maka dia ga akan dapatkan apapun dariku, aku menyukaimu tapi bukan perempuan bodoh yang bisa memberikan segalanya. Kutau saat itu dia kaget mendengar keterus teranganku.., dan saat dia pulang ke jakarta, kuputuskan untuk tidak menemuinya dan hanya mengirimkannya sebuah novel yang baru selesai kubaca  I LOVE YOU BODOH….,

Saat itu dia menyesal aku tidak mau menemuinya, padahal “katanya” dia ingin sekali mengenalkanku pada keluarganya yang sering dia kenalkan lewat cam. Aku mengenal adik adiknya, aku mengenal kakanya dan keponakan keponakannya hanya Maaf aku belum sampai sejauh itu…


Kami sama sama sibuk dan semakin jarang berkomunikasi, kadang dia menelponku tidak kuangkat atau mungkin Aku mulai malas berkomunikasi dengannya, mungkinkah karena cowok misterius yang baru baru ini aku kenal ????, hemmm sampai suatu saat  aku mengetahui dari temanku yang satu kota dengannya bahwa TIO menemukan cinta realnya, rasa sakit dan tidak rela tiba tiba menyelusup dalam hatiku ?? apa karena aku tau itu dari temanku dan bukan dia yang mengatakannya ???saat kutanya kenapa dia tidak mengatakannya , dia berlasan takut membuatku menangis dan kecewa …, dan tentu saja dia masih ingin melanjutkan hubungan maya kami walaupun dia sudah memiliki pacar di dunia nyatanya. Saat itu aku marah, ku jawab dengan emosi  kenapa aku harus menangis ?? aku ga akan pernah menangis untuk itu, lalu dia mengatakan aku bisa membuatmu menangis, aku tau alamat kantormu dan aku bisa mengirimkan buku itu kembali padamu kapanpun aku mau…, aku tau kamu pasti akan menangis melihat buku itu kembali…, saat itu aku merasa dia mengancamku.., aku begitu marah padanya, apakah aku cemburu ??? Terakhir  ku telp dia dan kukatakan, jangan menelponku lagi, ini berakhir…, dia sms akan ke Jakarta kalau aku menginginkannya dan dia ingin menemuiku sekali saja jika ku ijinkan tapi tidak kubalas, berkali kali dia menelponku tidak pernah kuhiraukan sampai dia lelah dan hilang……

Akhirnya aku benar benar lost contact dengan Tio, sampai dia menelponku saat aku berkunjung ke kota tempatnya bekerja. Jujur kalau aku ingat nomor itu adalah nomornya pasti tidak ku angkat, tapi terlanjur . Halo.., idihhh sombong banget deh sekarang kamu Ra, berkali kali di telp ga di angkat. Kamu lagi di sini yaaa…???? Ohh iya mas, maaf aku sibuk, ini aja dateng ke sini sama boss.., diapun berkata aku ingin ketemu, terakhir di jakarta kamu kan ga mau ketemu aku.., aku pengen minta maaf Ra.., please…, tau dari mana aku ada di sini mas, dia jawab dari temenmu yang tinggal di sini, kapan hari dia bilang kalau kamu akan datang.
Kemabali baca part I, part II, part III
mau baca lagi klik lanjut>>>

Cinta Diatas Keyboard - III

Malam itu Nino nginap di tempatku, dia kembali mengulang pertanyaan yang sama tentang TIO, dia bilang ya ampunn cyin, lu kok baru sekarang sih buka YM lagi ??? pake acara nge room pula.., gue aja udah pensiun dari situ setelah lo nasehatin gw buat menghentikan kegiatan bermanfaatku morotin laki laki di YM ???. You know kan mas.Ikhsan ?? terakhir dia mengirimkanku uang buat beli PC baru. Ku berbalik menghadap Nino dan berkata, iya masih gw ingat cowok2 virtual elu No, ada Hasan cowok NZ yang mengirimkanmu parfum, ada Mark cowok OZ yang tergila gila sampai dtg ke Indonesia menemuinya dan berakhir dengan Mark pulang kecewa, ada Agung cowok TKI yang bekerja di korea yang sering mengirimkannya uang, dan terakhir Mas.Ikhsan cowok baik yang bekerja di hongkong juga berteman denganku di YM yang dia manfaatkan untuk membiayai kuliahnya. Mereka adalah cowok yang rela menghabiskan banyak uang untuk Nino tanpa pernah bertemu sekalipun kecuali Mark yang sudah datang siap melamar dan pulang dengan kecewa karena Nino belum mau berkomitmen. Aku tidak pernah mencampuri urusannya sampai suatu hari Ikhsan menelponku kalau dia baru saja mengirimkan beberapa juta untuk Nino, ku nasehati Ikhsan untuk tidak terlalu menuruti permintaan sahabatku, kukatakan bekerja di sana bukan berarti dia sudah berlebihan uang, jangan terlalu terbawa perasaan.  Kadang aku kasihan melihatnya, bisa ya seseorang jatuh cinta tanpa pernah bertemu orang yang di cintainya…????. Astaga.., kaua di ingat ingat aku cukup kenyang dengan cerita dunia maya selama 13 tahun terakhir, mulai dari MIRC sampai pacar pacar YM teman kos dan teman kerjaku yang banyak berakhir bahagia ataupun sakit hati. Tapi aku pribadi tidak sedikitpun pernah bersikap bodoh untuk  hal seperti itu. Entah kenapa dengan si  TIO, aku menikmatinya.., menikmati menjadi diriku yang lain…., arghhhh !!!

Tio mulai sms dan nelp pamit akan live perform di salah satu café, aku bilang ya sudah pergilah hati hati yaa….dan saat dia break, sempatnya dia menelp aku…, tapi ku tau dia sudah setengah mabok.., dia mengatakan mencintaiku…., apaaa….?????ku anggap dia sedang ga waras…, ku anggap dia sedang mabuk. Sepulang dari café itu, dia menelpku kembali, dia mulai ngoceh yang ngga jelas, Aku tersenyum, kebahagiaan semu itu muncul…, akupun menyukainya….???? . Ya sepertinya aku menyukainya.., dan aku terperangkap dalam cinta dunia maya. Cinta yang orang bilang aneh.., cinta antara ada dan tiada. Saat itu aku merasa semakin berkepribadian ganda…, aku bisa tertawa, aku bisa sedih untuknya dan di waktu yg tdk begitu lama saat aku tidak dalam dunia itu aku bisa melupakannya dan kembali kedunia realku. Gilakah aku…???? 
Dan, kenapa aku tiba tiba hidup dalam dunia sekotak komputer ?? aku sekarang lebih suka chatting daripada hangout dengan teman teman kantorku, aku lebih suka nge gym di rumah daripada berangkat ke tempat fitness, dan yang makin aneh aku lebih suka bermalam minggu dengannya sambil mendengarkan dia nyanyi sampai subuh…, Tio oh Tio… walaupun aku tidak mengenalnya secara real dan belum pernah menemuinya tapi temanku mengenalnya yang berada satu kota dengannya. Beberapa kali Tio bertemu dengannya dan temanku menceritakannya dia sebaik apa tanpa mengetahui kalau aku sedang dekat dengan Tio, benar benar hubungan yang aneh….

Hanya satu yang tidak kusukai dari Tio, actingnya yang sok ga berduit , entahlah setelah beberapa bulan kedekatan kami,  aku merasa dia sedang mencari cara mendapatkan keuntungan di balik “kedekatan” kami.  Setelah mengenalnya beberapa lama dia mulai ga segan segan meminta kubayarin tiketlah, minta bayarin ini dululah, yang paling aneh menurutku dia ngga segan segan minta smart phone keluaran terbaru dariku, dia pikirnya percetakan duit punya nenek moyangku apa…????  kenal aja cuman via YM…, hehhehe kesadaranku berangsur datang, sedikit lebay sebenarnya tapi jd nyadar nih cowo udah ga bener niatnya,  jadi teringat pengalaman Nino dan Novi dulu, mereka senang berkenalan dengan bule bule serta cowo cowo yang bekerja di luar negri (seingatku dulu tempat kostku tiga orang temanku berpacaran maya dengan TKI, dengan harapan dapat kiriman berbagai macam barang dan tentu saja duit), alasannya disamping keperawanan terjaga juga bisa menghasilkan duit dan terbukti…, ketiganya sering sekali mendapat kiriman uang dan barang dari pacar pacar dunia maya mereka. Miris sih…, karena sebenarnya mereka juga pada punya pacar di real, setelah itu uangnya dipakai untuk mentraktir kami (yang artinya aku juga ikut merasakan nya).

Kemabali baca part I, part II
mau baca lagi klik lanjut>>>

Cinta Diatas Keyboard - II

Beberapa lama akrab di ceting, Tio memberikanku dua nomor HP-nya, sambil berkata : ini nomor hapeku Beib, telp aja saat kamu merasa nyaman untuk menelp yaa…., (beib ???? dari sis berubah jadi beib??? Kekekekek), anehnya dia tidak meminta nomor hapeku. Hemm.., nomor itu tidak ku catat tapi tersimpan rapi di conversation emailku.  Hubungan pertemanan kami makin dekat (sebatas ceting maksudnya) setiap aku online pasti dia selalu ada, dan anehnya hampir seminggu, aku  melihatnya Online terus bahkan dengan cam terpasang saat ku memintanya. Alasannya dia stress duitnya di bawa kabur rekanan bisnisnya, upsss…..:D. Entahlah semakin aku akrab dengannya.., sampai suatu malam dia mengatakan membuat lagu buat aku.., dan mulailah memainkan gitarnya…, dan anehnya aku terhiponotis bisa mendengarkan TIO bermain gitar  di  VC sampai subuh. How stupid im??? semua mengalir begitu saja.., dia bisa memainkan semua lagu yang ku request,  Sementara hubungan “pertemanan” kami semakin dekat tanpa komunikasi selain ceting dan juga tersimpan rapi tanpa seorangpun teman room mengetahuinya.  Kadang dia memuji betapa pintarnya aku menyembunyikan kedekatan kami, tapi memang aku tidak mau berkomitmen dengannya, toh ku anggap dia adalah dunia mayaku dan aku belum ingin mencari pacar atau calon suami di dunia maya. Begitupun dia sepertinya, kami sama sama menganggap room buat have fun, nyanyi nyanyi, cipok siapa saja dengan icon tanpa telinga dan tentu saja godain siapa saja yang kami mau tanpa ada yang harus merasa cemburu.  Saat itu aku merasa hidup dalam dua dunia, dunia maya dan dunia realku, tapi kenapa aku harus peduli??? Mungkin bagi banyak orang hal yang kulakukan mulai aneh, sepanjang itu nyata dalam perasaanku  dan Selama aku masih merasa nyaman kenapa tidak ???

Suatu hari Kuberanikan diri menelponnya, betapa gembiranya dia, kami say hello dan ketawa ketiwi ngobrol sebentar dan  kuputuskan menyudahi percakapan itu.  Entah dari mana awalnya, tiba2 dia jadi intens menelpku.., kami jadi jarang Online dan berganti jadi telp berjam jam,  kalau bukan dia, akulah yang menelpnya, diapun mulai sering hiperbola, dengan mengatakan thanks god I found you (you found me ? kenapa emangnya ??? : ))) sampai kami sama2 berjanji kalau aku atauapun dia menemukan seseorang di real maka hubungan ini akan kami sudahi dengan satu syarat kami harus menceritakan siapa perempuan atau siapa laki laki yang beruntung itu dan kami akan tetap berteman.

Suatu hari aku selesai meeting dengan client yang siap dengan dana yang lumayan besar untuk di investasikan di perusahaan tempatku bekerja, sambil ngobrol dengan NINO sahabatku, tiba2 telpku berdering, kulihat namanya TIO , hemmm kubiarkan bunyi lagi, akhirnya ku angkat, dia mulai basa basi, sudah makan beib , bla bla bla …, si NiNO mulai mengernyitkan alis, sambil berkata (nek nemu di mana tuh cowo?? Ku jawab dengan senyum, tong sampah bo…:P, mau tau aja….hihihiih).

Kemabali baca part I
mau baca lagi klik lanjut>>>

Cinta Diatas Keyboard - I

Namaku Zara, wanita mapan, pekerjaanku cukup memberikanku penghasilan untuk hidup mandiri di jakarta. Wajah dan penampilanku ngga jelek jelek amat, point 6+ kata adikku, hihihihih , sayangnya kesuksesanku dalam bekerja belum di iringi dengan kesuksesanku dalam percintaan, sampai sekarang aku masih betah melajang (hemm yang satu ini di ragukan, masih betah apa memang belum laku…??? Hihihih).

Malam itu sepulang dari kantor aku langsung duduk di depan kotak tuaku.., sambil nyelesain kerjaan kantor dan sesekali ikutan bercanda diroom (kalau di persentasikan 90 % di room, 10 %-nya nge check kerjaan) sesorang  tiba tiba menyapaku lewat PM.  Hemmmm namanya Tio (alah alahhh nama yang kuberikan lumayan keren kan ???) Aku bertemu dengan lelaki satu ini ngga jauh dari sekolah indo.1, cowok berpoint 7,7 (lagi lagi berdasarkan hasil investigasi cam, awalnya hampir tertipu, kirain brondong…, karena dia memberikan foto dengan gaya cute-nya yang tanpa dia sadari tertera di sudutnya juli 2006, hekekekek). Setelah sering saling sapa menyapa di room akhirnya kami berteman cukup akrab,  dia memanggilku sis (yang artinya sister sepengetahuan aku), entah kenapa aku senang ngobrol dengannya di room & di PM tentu saja, hihihi.  Lelaki satu ini agak dingin, itu kenapa aku menyukainya (hemmm dingin bukan krn dia tinggal dalam lemari es) maksudku dia tipikal cowok yang tidak langsung nyosor,  cukup sopan dan dari ceritanya berpendidikan bagus (dalam hati sempat berdoa juga semoga dia tidak seperti pengalaman  buruk aku sebelumnya, biar dapet teman yang menyenangkan di ajak ngobrol).


Malam itu dia bilang akan ke jakarta besok pagi, rindu rumah dan adik adiknya, dan bertanya  apa aku mau menemuinya jika dia mau menemuiku, ku jawab liat nanti yaa….,  tapi anehnya kami malah ceting sampai hampir pagi…, dan obrolan kami mengalir begitu saja tanpa pernah membahas masalah sex (lohh kok sudah ke sex aja..???? hemmmm =)) ) . Aku mulai senang…, jangan jangan cowok ini memang baik……:D.

Besoknya aku online dari kantor, Tio sudah online aja.., katanya dia ga jadi balik ke Jakarta alasan kerjaannya belum pada beres, rasa senang menyelusup dalam hatiku. Si boy iseng lagi datang ke mejaku.., ampunnnn darling.., yey cepet juga ya dapet lekong cucok.., yang kemarin ngga bikin yey kapok ??? hehehe ku tertawa menanggapi Boy, kemudian si boy nyeletuk lagi apa memang messenger sudah dipenuhi lekong ganteng ya sekarang ??? dalam hati, Boy klo eke mau cari lekong ga akan ke YM tapi ke situs cupid (huahauaha jadi ingat pengalaman temanku yang dapet jodoh cowok BELANDA gara gara pasang foto di situs tersebut) aku sendiri ga pernah nge check secara langsung sih, tapi cowok yang dia dapet emang ganteng dan akhirnya mereka bahagia hidup “bersama” di Belanda sana. Hemmm kembali ke si boy temanku yang ngonde ini, seandainya dia ngeroom ke indo 1, pasti akan jatuh cinta dengan cowok2 yang ada di sana, tau sendiri kan  siapa aja cowok ganteng di indo 1 ??:P.

mau baca lagi klik lanjut>>>
 

Diary Sang Angin Copyright © 2013 | Powered by Blogger